DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Tujuan
BAB II PEMBAHASAN
1. Pengertian Demokrasi
2. Demokratisasi
3. Macam-macam Demokrasi
BAB III PENUTUP
1. Kesimpulan
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Demokrasi adalah salah satu sistem atau cara yang digunakan dalam berorganisasi ataupun bernegara. Demokrasi telah ada sejak zaman yunani kuno, sistem ini kemudian banyak dicontoh dan dianut oleh negara-negara serta peradaban lain sebagai sistem atau cara yang digunakan dalam bernegara, termasuk negara kita. Pengetahuan kita tentang bagaimana, apa demokrasi itu, maka materi tentang demokrasi inipun dijadikan salah satu materi pembelajaran dalam mata pelajaran PKN. Karena itulah kami membuat makalah ini sebagai salah satu media yang kami harap dapat membantu proses pembelajaran tentang demokrasi
B. Tujuan
Tujuan kami membuat makalah ini adalah dalam rangka penyelesaian tugas, selain itu juga makalah ini dibuat untuk memudahkan proses pembelajaran tentang demokrasi
BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian Demokrasi
Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan politik yang kekuasaan pemerintahannya berasal dari rakyat, baik secara langsung (demokrasi langsung) atau melalui perwakilan (demokrasi perwakilan). Istilah ini berasal dari bahasa Yunani (dēmokratía) "kekuasaan rakyat", yang dibentuk dari kata (dêmos) "rakyat" dan (Kratos) "kekuasaan", merujuk pada sistem politik yang muncul pada pertengahan abad ke-5 dan ke-4 SM di negara kota Yunani Kuno, khususnya Athena, menyusul revolusi rakyat pada tahun 508 SM. Istilah demokrasi diperkenalkan pertama kali oleh Aristoteles sebagai suatu bentuk pemerintahan, yaitu pemerintahan yang menggariskan bahwa kekuasaan berada di tangan orang banyak (rakyat). Abraham Lincoln dalam pidato Gettysburgnya mendefinisikan demokrasi sebagai "pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat". Hal ini berarti kekuasaan tertinggi dalam sistem demokrasi ada di tangan rakyat dan rakyat mempunyai hak, kesempatan dan suara yang sama di dalam mengatur kebijakan pemerintahan. Melalui demokrasi, keputusan yang diambil berdasarkan suara terbanyak.
Demokrasi terbentuk menjadi suatu sistem pemerintahan sebagai respon kepada masyarakat umum di Athena yang ingin menyuarakan pendapat mereka. Dengan adanya sistem demokrasi, kekuasaan absolut satu pihak melalui tirani, kediktatoran dan pemerintahan otoriter lainnya dapat dihindari. Demokrasi memberikan kebebasan berpendapat bagi rakyat, namun pada masa awal terbentuknya belum semua orang dapat mengemukakan pendapat mereka melainkan hanya laki-laki saja. Sementara itu, wanita, budak, orang asing dan penduduk yang orang tuanya bukan orang Athena tidak memiliki hak untuk itu.
Di Indonesia, pergerakan nasional juga mencita-citakan pembentukan negara demokrasi yang berwatak anti-feodalisme dan anti-imperialisme, dengan tujuan membentuk masyarakat sosialis. Bagi Gus Dur, landasan demokrasi adalah keadilan, dalam arti terbukanya peluang kepada semua orang, dan berarti juga otonomi atau kemandirian dari orang yang bersangkutan untuk mengatur hidupnya, sesuai dengan apa yang dia inginkan. Masalah keadilan menjadi penting, dalam arti setiap orang mempunyai hak untuk menentukan sendiri jalan hidupnya, tetapi hak tersebut harus dihormati dan diberikan peluang serta pertolongan untuk mencapai hal tersebut.
2. Demokratisasi
Demokratisasi adalah proses menuju demokrasi, baik itu secara perlahan maupun cepat. Demokratisasi biasanya muncul dalam suatu negara karena adanya pengaruh dari luar negara tersebut yang menimbulkan anggapan serta pandangan masyarakat terhadap negara demokrasi yang mapan, bahwa sistem demokrasi tersebut lebih baik dari sistem yang ada dinegara mereka. Yang kemudian masyarakat tersebut menginginkan agar sistem demokrasi diterapkan dinegara mereka dengan harapan negara mereka bisa lebih baik nantinya
Pengaruh yang ditimbulkan oleh proses demokrasi terhadap dunia international diantaranya adalah :
v Contangion : yaitu ketika demokrasi disuatu negara mendorong gelombang / demokratisasi – demokratisasi dinegara lain
v Mekanisme kontrol : yaitu ketika ada suatu pihak diluar negara yang berusaha menerapkan demokrasi tersebut
v Conditionality : tindakan yang dilakukan organisasi international yang memberi kondisi – kondisi tertentu yang harus dipenuhi negara penerima bantuan
BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
Demokrasi memiliki arti dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat, yang berarti dalam demokrasi kedaulatan / kekuasaan yang tertinggi berada ditangan rakyat. Demokrasi dapat dibedakan menjadi berbagai macam jenis menurut cara rakyat mengeluarkan pendapat, titik berat yang dilihat, ideologi, serta berdasarkan perangkat negara. Selain itu juga ada yang disebut dengan proses demokratisasi yang artinya adalah proses yang menuju dem

Tidak ada komentar:
Posting Komentar